PENERAPAN TEKNOLOGI SOLAR SONIC MOUSE REPELLER UNTUK PENGENDALIAN HAMA TIKUS SAWAH pada KELOMPOK TANI DUSUN NAMBUAN, DESA POJOK, KECAMATAN PULOKULON, KABUPATEN GROBOGAN

  • safira fegi nisrina Universitas Widya Husada Semarang

Abstract

Serangan hama tikus sawah di Dusun Nambuan, Desa Pojok, Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan sering menyebabkan penurunan hasil panen hingga gagal panen bagi para petani. Kendala ini makin diperberat oleh keterbatasan literasi teknologi, di mana pembasmian masih mengandalkan racun kimia yang berisiko bagi lingkungan serta metode gropyokan manual yang tidak efisien. Oleh karena itu, diperlukan solusi pengendalian hama yang lebih ramah lingkungan, efektif, dan dapat beroperasi secara mandiri tanpa ketergantungan pada jaringan listrik konvensional.  Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), diterapkan teknologi tepat guna berupa alat pengusir hama tikus ultrasonik berbasis energi surya menggunakan pendekatan Sains, Teknologi, dan Masyarakat (STM). Tahapan program meliputi sosialisasi, pelatihan operasional, penyerahan dan penerapan 100 unit alat di lahan Kelompok Tani Gotong Royong, hingga pendampingan keberlanjutan. Perangkat ini dirancang otomatis beroperasi pada malam hari menggunakan panel surya, baterai penyimpan daya, serta pemancar frekuensi ultrasonik yang dapat disesuaikan.  Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada kemandirian dan keberdayaan petani. Kemandirian operasional mitra melonjak dari 15% menjadi 95% dalam mengoperasikan, mengatur frekuensi, serta merawat alat secara mandiri. Tingkat kepuasan petani mencapai 78% pada kategori Sangat Puas dan 20% Puas, membuktikan bahwa teknologi ini efektif, relevan, serta memberikan solusi ramah lingkungan untuk menekan potensi kerusakan tanaman padi akibat hama tikus. 

Published
2026-10-14